Kau tahu siapa
Monday, September 25th, 2006Hati itu mulai luluh dan kau tahu siapa yang melakukannya?
Hati itu mulai luluh dan kau tahu siapa yang melakukannya?
Sudahlah kawan, jangan lihat kebelakang lagi kita harus maju berjalan, tuh disana ada impian mu ada impian ku juga. Aku juga pernah seperti mu tempo hari, penuh penyesalan yang menyakitkan jiwa. tapi ketika kulirik impian ku yang disana aku langsung nggak peduli lagi dengan apa yang pernah terjadi.
Pastinya ada kata-kata orang yang menyayat harga diri mu juga ya kan? tapi nggak usah khawatir hal itu nggak ada pengaruh apa-apa sama jiwa hakiki mu, apa pun yang mereka katakan tentang mu, apa pun yang akan mereka pikirkan tentang mu ingat lah selalu bahwa hanya kau lah yang menjalani kehidupanmu bukan orang-orang itu kawan. Sama seperti yang pernah kualami di waktu lalu ketika aku merasa mereka sudah teramat banyak bicara tentang ku. Aku memilih diam dan pergi lalu mengepalkan tanganku ke angkasa sambil teriak lantang
" APAPUN YANG KALIAN PIKIR TENTANG AKU, APA PUN YANG KALIAN KATAKAN TENTANG AKU….. AKU NGGAK PEDULI LAGI "
Kebebasan bicara orang lain dan kebebasan berfikir orang lain adalah hak asasi tapi seperti kata VOLTAIRE "… aku akan mati-mati an memperjuangkan hak kalian untuk berbicara tapi aku bisa saja mati-matian menolak semua yang kau bicarakan padaku … ".
Kawan, kita ini punya banyak pilihan dan sudah selayaknya kita pilih satu keputusan. Nggak usah takut dan jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi saat kau salah langkah, yang utama bukan dari mana lo berasal tapi dimana kau akan berada nanti… Oh ya kawan… yakinlah ada banyak jalan untuk menuju impian mu yang disana, kalau pun kau tak menemukan jalan itu maka buatlah jalan mu sendiri…. mari berjuang kawan…
Scudeto kejujuran?, ah lelucon macam apa ini. Koq inter bangga dengan dapat scudeto dengan cara begini. Secara de jure boleh inter meraih itu scudeto tahun2005-2006 tapi fakta berbicara JUVENTUS lah peraih scudeto sejati. Scudeto diraih dari pertandingan di lapangan bukan di atas meja peradilan. Heran kenapa mereka bangga dengan perolehan piala dengan cara seperti ini?
Hukuman yang diberikan kepada JUVE sangat-sangat nggak adil. Sudah di degradasi ke seri B lalu dikasih bonus pengurangan poin sampai segitu banyaknya. Sementara klub lain yang sama-sama terhukum bisa tetap main di seri A bahkan sampai ikut liga champion segala. Keputusan ini dah menyakiti hati para JUVENTINI dan JUVENTINA di seluruh dunia.
Kepada INTER yang dah memanfaatkan kesempatan dengna membajak pemain-pemain , semoga kalian bernasib naas, bertaburan pemain bintang tapi minus piala… semoga lega calcio musim ini kalian lewati dengan airmata kekalahan.
Kepada JUVE … sampai kapanpun aku tetap mendukung , semoga musim ini dapat menjuari seri B atau kalaupun tidak minimal dah bisa promosi ke seri A musim berikutnya. kemudian langsung menggebrak dengan menjadi juara seria A.
Mungkin sudah sifatnya , padahal banyak hal yang ingin ditanya, tapi ketika ku tahu bahwa dia lebih memilih diam dan membiarkan pikiranku menerka apa yang ada di hatinya, aku hanya berdoa semoga jawabannya adalah yang baik bagi semua…
Aku ingin seperti malam yang akan tetap malam meskipun tanpa kehadiran rembulan dan bintang-bintang.
Kebenaran sejati itu harusnya mudah di yakini dan di pahami . Kebenaran sejati itu mestinya sesederhana memahami bahwa matahari selalu terbit dari timur dan tenggelam di barat. Kenapa sih begitu sulitnya memandang realita sebagaimana adanya?.
Ini lah yang mungkin DIA harapkan pada ku setelah sekian lama perjalanan. Aku tersenyum kenapa nggak dari dulu kusadari apa mau NYA. Aku memang teramat bebal memahami ibarat dan tamsil atau untuk mengerti segala makna yang coba DIA ungkap. Memang terlambat aku pahami , tapi dari pada nggak sama sekali tentulah lebih baik telat. Semoga esok lebih baik lagi
Benarkah ?, aku masih belum tahu dengan pasti.
Makin membuncah keinginan, tapi tercekat di lidah. Sampai kapan semua akan di pahami?